IMAM BUKHORI.AM +62 877 5211 7232,0856 4841 7237 Komponen Elektro: Caci Maki Capres Cawapres
Hati2 terhadap situs yg telah mencemar nama baik citra perusahaan/mengatasnamakan. Bertukar informasi penipuan,rahasia dengan situs lain dapat menempatkan pada resiko pembajakan HKI.Atas kebijakan bukan hak milik kami,sebagai pihak pengguna gratis pada blog ini terdapat setting/design link iklan,logo animasi,nama judul dapat dikonfirmasi untuk perubahan. melalui sms,telp/hp.0838 7275 4883 maka sebagai kritik & saran kami,untuk tidak selalu mengunjungi halaman ini,jika ada kekeliruan tanpa izin sengaja tidak dari sumbernya.kami sampaikan banyak terima kasih.Sebagaimana, info atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: imam_bukhori7741@yahoo.co.id.

Microsoftcjdw

Google Microsoftcjdw


Kembali


Lihat Data Lebih Detail
×
Anda gunakan versi update keamanan terpenting.
TELKOM PLN PDAM PULSA PAJAK KARTU KREDIT ANSURANSI ZIS TIKET TRANSFER
Gunakan Browser Mozilla Untuk Koneksi Skype Online dibawah ini.
Hati2 terhadap situs yg telah mencemar nama baik citra perusahaan/mengatasnamakan. Bertukar informasi penipuan,rahasia dengan situs lain dapat menempatkan pada resiko pembajakan HAKI.Atas kebijakan bukan hak milik kami,sebagai pihak pengguna gratis pada blog ini terdapat setting/design link iklan,logo animasi,nama judul dapat dikonfirmasi untuk perubahan. melalui sms,telp/hp.0838 7275 4883 maka sebagai kritik & saran kami,untuk tidak selalu mengunjungi halaman ini,jika ada kekeliruan tanpa izin sengaja tidak dari sumbernya.kami sampaikan banyak terima kasih.Sebagaimana, info atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email: imam_bukhori7741@yahoo.co.id.
Jl.Panglima sudirman No.60 Rt.02/05 Deket Kulon Geneng Indah-Lamongan 62291 email:lamongan@telkom.net.id,telp.+62 877 5211 7232

Pasang Iklan Reguler, Gratis Pasang Iklan Cepat

Page Bank

Loading

Caci Maki Capres Cawapres


Kartu Nama

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jelang pelaksanaan pemilihan umum presiden (Pilpres) pada 9 Juli 2014, kekhawatiran tumbuh besar. Kekhawatiran itu muncul karena para pendukung masing-masing pasangan Prabowo-Hatta Radjasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla menunjukkan perilaku yang membuat sebagian orang resah.
Hal ini disampaikan oleh Nasrulloh Afandi, kader Nahdlatul Ulama (NU) di Maroko yang juga kandidat Doktor Maqasid Syariah di Universitas Al-Qurawiyin, Maroko. Ia mengaku prihatin dengan moralitas para simpatisan capres-cawapres.
''Innalillahi wa Inna Ilaihi Rojiun! Berawal dari Jokowi dan Prabowo akan bertarung di pilpres. Bangsa Indonesia sedang dilanda musibah besar, yaitu merajalelanya kerusakan akhlak. Mereka menjadi saling hujat, saling hina, saling caci maki, bahkan fitnah ditebar di sana-sini, tanpa ragu dan tanpa malu dilakukan di muka umum, hanya karena mendukung 
Prabowo atau mendukung Jokowi,'' kata Nasrulloh seperti dilansir dari laman resmi NU, Selasa (27/5)

Padahal Nasrulloh mengatakan siapapun yang menang belum tentu mereka peduli. Terutama, kata dia, melakukan balas budi kepada para pendukungnya yang sekarang ini saling caci-maki, menghujat, fitnah dengan sesama saudara sebangsa dan setanah air sendiri.

''Menyedihkannya lagi, musibah besar kerusakan akhlak itu seolah-olah tidak ada beban, dianggap hal biasa, bahkan 'harus' dilakukan, dan sama sekali tidak ada kesan dianggap bencana atau perbuatan dosa,'' kata pria yang akrab disapa Kang Nasrul ini.

Menurutnya, ada tiga hal yang akut menjangkiti musim kampanye politik di Indonesia, yakni ghibah (menggunjing), namimah (manuver adu domba), dan fitnah. 

''Hal ini harus menjadi perhatian serius para pemuka agama dan ulama,'' kata pria yang juga menjadi pengasuh Pondok Pesantren Asy-Syafi’iyyah Kedungwungu, Krangkeng, Indramayu, Jawa Barat ini.